29 Desember 2009

Aku,Pagi hingga Senja..

Pernah ku rindukan dirimu di antara gelisah...
Berharap kau menemaniku bercanda atau hanya sekedar bisa menatapmu seperti dulu,
Bergumam sendiri menikmati keindahanmu dan mengagumimu dengan segala cela.

Bukankah cinta memilih setiap hati tuk di singgahi?..
Bukankah hati pun terkadang tak mampu melawan kehendak kita sendiri?..

Segala yang terbaik telah kita pahatkan...
Segenap upaya tuk tetap bersama acapkali kita pertahankan,
tetesan airmata..isak tangis bahagia dan duka hadapi problema,
Begitu indah bukan cinta kita,sayang...

Jika kini begini...
Apa aku bersalah bila masih merindukanmu?..
Apa aku bersalah bila masih saja ku tetap melihatmu dengan rasa yang sama?..

Walau rasa yang sama pernah termiliki mengikatkan kita menjalin hati,,,
Ku harap tidak ada benci yang terbina dari keterpisahan ini,
Aku atau engkau atau kita berdua masih tetap mencinta,
Maka biarlah itu terjadi apa adanya...
Tetap cinta..tetap tak ada benci...tetap di hati...
Abadi..

Aku dan Hatiku..

Ketika kesendirian mengaliri dalam diam ku sendiri...
Ku cari sepi kemana..
Berharap bersamanya ku kayuh perih luka kecewa yg mengasyikkan,
Yang bisa membuat hatiku luruh dan nurani ku menangis,
Sesaat saja..

Aku ingin bersedih dengan diriku sendiri...
Bukan tuk menyesali segala hal yang terjadi ataupun mengeluhi realita,
Aku hanya aku..
Lelaki yang mungkin lebih menyukai kesendirian.

Aku dan hatiku...
Tak banyak waktu menghabiskan waktu berdua,
Walau sekedar menguak jelaga di pagi buta,
Atau sekedar tatapan kosong dan berlalu...

Archives