Tampilkan postingan dengan label luka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luka. Tampilkan semua postingan

29 Maret 2010

Nama Ku pun Kau sebut

Lirih kau sebut...
Hiasi perasaan mu yang kadung mendulang rindu,menyibak tirai peluh asa hati mu terajut.
Nama ku itu pun kau sebut...
Sekedar harap tuk mengusir kesepianmu yang kesekian kali nya dan berharap aku tahu tlah kau sebut nama ku untuk hati mu yang bimbang berkalang resah.
Nama ku pun kau sebut...
Berulang kali kau damparkan pengharapan labuhan cinta dan berkali pun kau usir hempas jua.
Nama ku,bagimu...
Adalah sejarah tak terhapus yang masih menyisakan ketulusan mu mengharap ku datang hanya dengan satu pengorbanan cinta,sampai tak tersisa lagi keberadaan yang lain..hanya aku dan kamu..
Nama ku pun kau bawa serta...
Dalam isak renta hati yang letih menanggung sepi,dalam ratap sendiri rindu hati nan perkasa meng ibui jiwa raga.

Semestinya

Tak seperti ini...
Setiap waktu,kapan saja perasaan silih berganti bak musim.Manakala nuansa hati terombang-ambing,lebih baik diam sejenak membekukan pengakuan,agar tiada di telan lagi apa yang telah salah terucapkan.
Semestinya...
Untuk ku tak perlu bersilat lidah,berdalih menyenangkan hati namun sebenarnya justru akan lebih menyakitkan.Untuk apa musti menipu perasaan sendiri,jika ku tahu kerinduan itu kerap menyiksa mu?..
Semestinya...
Tak kau lupakan bagaimana berlaku padaku,agar tak ku ulang lagi apa yang pernah kau mengerti dan fahami harus bagaimana terhadap diriku.
Semestinya...
Ingatan itu tetap ada terhadapku,agar tiada kesalahfahaman dan rasa cemas melukai satu sama lain.Bukankah kita jauh lebih terbuka dan terahasia di hati kita masing-masing?..

Senja Menepi

Duduk bersandar sambil memandangi kilau lembayung di kaki langit ujung barat,menemaniku dalam penat,gerah dan guman sendiri menepikan diri.
Lolos nanar mataku melanglang,sesekali ku pandangi kata-kata yang ku tulis dan ku rangkai ini,pantaskah ku pertanyakan hatiku pada setiap selusur guratan kalimatnya tentang jiwa nan merintih di kejauhan sana..tentang hati yang rindu di guncang cemburu..tentang tetes-tetes airmata menanti kepastian..tentang gejolak parau hati membimbang di antara kecewa lagi rindu..tentang kesendirian yang memuncakkan jiwa meratap ronta..tentang kesenangan yang jua berujung jelaga..tentang kata yang telah mendamparkan kesetiaan dan tentang kisah indah cinta dua manusia yang di mabuk asmara yang terpisah jarak terlarung waktu..tentang hati menyendiri,sepi..

Archives