Tampilkan postingan dengan label Musim semi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musim semi. Tampilkan semua postingan

29 April 2009

Masih di Jejak Mencinta..

Salahkah diri jika masih saja teringat jejak mencinta di masa lalu?..Tidak..Tidak salah bagiku,itu manusiawi bukan..Setiap orang pasti suatu saat akan teringat jejak mencinta di masa lalu,tak peduli itu jejak yang indah ataupun penuh luka.Yang pasti salah adalah jika diri menjadi buruk sangka pada masa lalu,menjadi putus asa untuk memperbaiki masa lalu.Bukankah harga untuk berubah menjadi lebih baik selalu membutuhkan pengorbanan yang besar?..Bukankah lebih baik lagi berkorban demi hal yang jauh lebih tinggi nilai nya di mata Tuhan?..Umur manusia adalah lembaran kesempatan dan nilai hidup manusia terletak pada isi di dalam kesempatan itu sendiri,bukankah manusia berasal mati lalu di hidupkan dan mati lagi kemudian dibangkitkan kembali untuk pertanggungjawaban semasa hidup?..Jejak masa lalu bukan untuk di ratapi,tapi dipelajari..difahami..disadari untuk di ubah menjadi lebih baik,bukan..Kalau toh di jejak masa lalu pernah melakukan kesalahan,bukan berarti itu adalah hal yang tidak bisa di perbaiki.Setiap orang pernah melakukan kesalahan,dengan kesalahan itu juga akhirnya bisa mengetahui letak kebenarannya.Kesalahan itu akan tetap ada,namun jadikan itu pelajaran untuk di fahami kembali dan menjadi motorisasi memperbaiki pribadi..

25 April 2009

.:: Rasa Yang Hilang ::.

Aku pernah mencintai dengan buta...Tak peduli seberapa besar perbedaan derajat sosial kita juga tak peduli seperti apa pandangan mereka tentangku.Aku tetap mencintai dengan buta...Hingga aku terlalu sibuk dengan perasaanku sendiri,tak pernah sedikitpun sempat memikirkan sejauh mana perasaannya terhadapku.Sungguh aku pernah teramat buta mencinta...Sampai pada suatu waktu kenyataan telah bicara tanpa sedikitpun ku duga,bahwa aku harus menerimanya pun menanggungnya entah berapa lama ku hadapi.Kebutaan mencinta itu telah benar-benar membuatku kecewa pada akhirnya,meski teramat lara toh aku pun akhirnya tak mampu jua menyalahkan siapapun.Aku yang buta telah di butakan lagi oleh perasaanku sendiri,dan CINTA hanyalah perasaan indah seindah ketika lara itupun tergantikan lagi oleh kesadaran untuk sebenar-benarnya mencinta dan dicinta..

Archives