Yang mengalun memecah sunyi,tatkala kesendirian merasuk dan manakala hati terbuai dalam balur tak bernama..Tersenyum sendiri..Terbuai mimpi..Lalu terhenyak sirna tanpa kata.
01 Mei 2009
.:: Pertalian Hati ::.
Terlentang tubuhku di ruang itu...Dinding-dinding bata tua ini tetap saja kokoh,meskipun kenangan di dalamnya telah tercerai-berai.Hembus-hembus angin tetap saja tak berubah...Dinding kamar itu menghadangnya dan menghampa,hingga semakin riangnya nyamuk-nyamuk itu nyaman mendiami.Sesekali terdengar dengung sayapnya di telinga,mengusik hayal kenangku menelusuri aral waktu.Lonjakan gereget perasaan tiada mampu ku bendung...Dinding-dinding itu tak mampu menyirnakan masa itu pula,saat dimana aku temui bahagia dalam cengkrama,saat dimana cengkrama itu berbuah rasa kasih indah.Tak dapat ku seka peristiwa malam itu...Bayang-bayang seraut wajah yang bisu telah membeku,haru perasaan mengenang dalam kasih sayang hati sendiri.Hingga hampir seluruh waktu sesudahnya...Kerinduan hanya terobati dalam bayang-bayang,mengenang kecapan hati yang masih tersisa.Begitu ada aral...Tak dapat tertepis cerita itu begitu saja,jadikan perasaan tuk selalu mencoba mengerti,mencoba belajar memahami diriku sendiri..Dalam sebuah kaisan hati yang dilanda kerinduan,yang masih tersisa dan terpendam di perasaan.Sampai akhirnya nanti,Do'a ku..."Tiada duka di antara pertalian hati ini lagi"..
.:: Sepenggal Masa Lalu ::.
Di atas gundukan bebatuan..Di kala senja telah lewati horison..Tiga tahun silam...Niskala itu datang seiring sebuah sapaan,senyuman yang pernah terharap itu terumbar lepas,sebagaimana ketika dulu...Saat perasaan dalam bayang-bayang tentangnya,saat keakraban tumbuh dari sekedar biasa,namun masihkah dia merasakan hal yang serupa?..Di sentuhnya waktu-waktu tuk meraba hatiku,coba di rengkuh nurani ini ikut meraba pula.Tetapi...Benarkah ia rela menerima perubahan ini?..Sesungguhnya telah lama segala itu berakhir,mengapa harus kembali?..Jika bagimu yang terbaik tuk kembali,jika bagimu itu bukanlah nuansa hati.Kembalilah..Kembali..Membangun damai hati dan lupakanlah..Sisa luka yang kau tabur,terkubur di dalam pilar-pilar yang kan berdiri.Usah merasa bersalah...Karena bagiku semua sisa itu tiada guna,biarlah hanya seumur di masanya...
.."Aku dan Cinta"..
Sudah kepalang tanggung aku dalam cinta,semenjak aku di buai cinta dan terdekap di jelaga titiannya..Aku kehilangan kedamaian mencinta...Ketika keinginanku terhempas dan ketika sendirian ku cintai cinta tanpa sambutnya,aku pun terluka..Sudah kepalang tanggung aku di dera siksa,meski siksa ini tak seindah siksa jatuh cinta..Tetapi siksa ini pun akhirnya menjadi keasyikan melarut di cinta,fahami mencinta,fahami dicinta dan berlaku sadar untuk saling menyatukan cinta.
.."Perihal Cinta"..
Manzilahnya cinta bukan di jiwa,meskipun jiwa dipenuhi pengetahuan tentang cinta..Manzilahnya cinta bukan pada tata krama,karna cinta mengajarkan tata krama nya sendiri..Manzilahnya cinta bukan difahami dengan teori-teori ilmu pengetahuan ataupun pengalaman,karna keagungan cinta mampu menembus batas realita pun mengucurkan rahasia nya sesuai kemampuan tiap hati itu sendiri..Jikalau pun pernah teori-teori pengetahuan ataupun pengalaman suatu waktu sama tatkala di prediksikan,bukan berarti lajur jalan cinta seperti yang di persangkakan..Sebab Cinta adalah satu dari sekian puncak rahasia-Nya ter MAHA nya,maka berhenti lah menciptakan persangkaan buruk seolah cinta adalah permainan dadu ataupun rekayasa pengetahuan belaka.
30 April 2009
.."Mencinta bukan untuk Membenci"..
Demikianlah adanya dan yang seharusnya,mencinta bukan untuk membenci apalagi setelah mencinta bukan untuk berakhir benci...Tetaplah mencinta meski mungkin harga dari mencinta begitu mahal untuk jadi kebencian sesudahnya..Biar tetap mencinta meski tak seperti mencinta pada mula nya,sebab yang dicinta adalah pilihan di cintai sendiri.Tak ada paksaan mencinta,sebegitu rela mencinta,mengapa musti di akhiri serta di kotori dengan kebencian pribadi ketika tak terpenuhi?..Bukankah awal mencinta tidak mengajarkan membenci?..Bukankah awal mencinta telah mengajarkan janji pada diri sendiri untuk selalu menciptakan damai pun kenyamanan mencinta dan dicinta?..
Masyuknya Sepi...
Dari selusur-selusur perih,alirkan sepi...Manakala bilur-bilur kelukaan membekas biru di relung hati,manalah mampu rasa diri menghindari sepi?..Kerinduan untuk mengulang,kerinduan untuk terbuai dalam kasihsayang,kerinduan di dekap hangat kedamaian seperti kehausan tak bertepi.Kemana kan terlabuh hati nan bimbang di balik usia?..dibalik tata krama menjalani tuk meraih cinta pada lawan jenis?..Kesunyian itu pun maktub tebal,bak membebat hati tak berdaya berlepas basutannya.Rinduku..rindu mu..rindu tiada terkatakan lagi deritanya..
Rasa jua...
Maka jangan terus terbuai oleh rasa...Karna tak semua rasa mu itu adalah rasa yang sebenar-benarnya membuat hal baik di kemudian waktu,ada kala nya rasa itu menjadi alat penuntutan rumit buatmu untuk membuat keputusan yang benar.Maka jangan mudah di bujuk oleh rasa mu sendiri,sebab di dalam rasa mu bersemayam ego yang bisa saja mengatasnamakan hati serta kebenaran-kebenarannya..
29 April 2009
.."Manusia itu.."..
Dua hal terpisah,disatukan menjadi wujud makhluk sempurna..Manusia itu terbagi badan dan ruh,jiwa dan raga.Maka manusia itu adalah sentuhan Maha Karya Ar-rohmanirrohiim,Raja Di Raja dari Seluruh pemilik kasihsayang.Karenanya lah tidak ada satupun hati tanpa kasihsayang,karenanya lah tiap hati mempunyai sifat pengasih dan penyayang.Dan hakikat manusia adalah bukan penduduk bumi,tubuh lah bumi ini..jasad lah penduduk pribumi ini..INNA LILLAH adalah sesungguhnya Aku dari Alloh..WA INNA ILAIHI dan sesungguhnya Aku kepada-Nya lah,ROOJI'UUN adalah Aku kembali..
.."Ketiadaan itu abadi"..
Di dunia ini...yang tidak ada,yang tak pasti adalah abadi...Dibalik keberadaan yang diinginkan,ketidak adaan lah yang menjadi ketakutan.Takut jikalau yang diinginkan tak terwujud,takut jikalau yang diharapkan tak seperti yang dibayangkan.Kalau lah keinginan itu di wujudkan,apakah perwujudan keinginan itu akan abadi?..Tidak..Itu tidaklah benar,di dunia ini tidak ada yang abadi kecuali ke-tidak ada-an itu sendiri.Sekejap harapan,mimpi,bayangan bisa terpenuhi,akan tetapi akan putus juga dari genggaman hati.Di dunia ini...Ke-tiada-an lah yang mengawali wujud idhofi,wujud sandaran,dimana ke-ada-an wujud meng-akhir-i keabadian menjadi tak abadi..
.."Papan yang terjaga"..
Adalah belajarlah tidak selalu mendominasikan penggunaan pemikiran pada setiap hal yang dilihat,didengar dan dirasakan.Papan terjaga...Selalu belajar mengedepankan positif thinking/berfikiran baik pada apa yang dilihat,didengar dan dirasakan,serta menciptakan filter/penyaring untuk berfikir dan memikirkan suatu hal.Papan terjaga...Mengheningkan fikiran,menenangkan fikiran sesekali waktu tanpa berfikir.Mengosongkan fikiran dari pemikiran-pemikiran yang tidak seharusnya di paksakan untuk difikirkan,sebab tidak semua persoalan musti difikirkan berlebihan.Jikalau fikiran tak lagi menemukan jawaban,hentikanlah sejenak untuk memikirkannya..tapi bermunajah lah..bermujahadahlah..berdo'a lah..dan tetaplah jalani waktu seperti biasa.Karena ada kalanya suatu persoalan tidak dipecahkan hanya dengan berfikir,tapi juga dengan keyaqinan ber-Tuhan dengan berserah pada-Nya.Waktu tidak hanya detik ini saja,hingga dipaksakan fikiran untuk mencapai hal di luar batasannya.Masih ada hari esok yang ditentukan Tuhan,bukan..Yaqin lah..!..Dia mempunyai ketentuan yang aneh,klasik dan tak disangka-sangka.Dia lah yang mengatur kesemua persoalan makhluk-Nya,bahkan setetes embun menetes di dedaunan pun telah termaktub dalam kekuasaan-Nya.Yaqinlah...Yaqinlah...Yaqinlah...
Masih di Jejak Mencinta..
Salahkah diri jika masih saja teringat jejak mencinta di masa lalu?..Tidak..Tidak salah bagiku,itu manusiawi bukan..Setiap orang pasti suatu saat akan teringat jejak mencinta di masa lalu,tak peduli itu jejak yang indah ataupun penuh luka.Yang pasti salah adalah jika diri menjadi buruk sangka pada masa lalu,menjadi putus asa untuk memperbaiki masa lalu.Bukankah harga untuk berubah menjadi lebih baik selalu membutuhkan pengorbanan yang besar?..Bukankah lebih baik lagi berkorban demi hal yang jauh lebih tinggi nilai nya di mata Tuhan?..Umur manusia adalah lembaran kesempatan dan nilai hidup manusia terletak pada isi di dalam kesempatan itu sendiri,bukankah manusia berasal mati lalu di hidupkan dan mati lagi kemudian dibangkitkan kembali untuk pertanggungjawaban semasa hidup?..Jejak masa lalu bukan untuk di ratapi,tapi dipelajari..difahami..disadari untuk di ubah menjadi lebih baik,bukan..Kalau toh di jejak masa lalu pernah melakukan kesalahan,bukan berarti itu adalah hal yang tidak bisa di perbaiki.Setiap orang pernah melakukan kesalahan,dengan kesalahan itu juga akhirnya bisa mengetahui letak kebenarannya.Kesalahan itu akan tetap ada,namun jadikan itu pelajaran untuk di fahami kembali dan menjadi motorisasi memperbaiki pribadi..
27 April 2009
.:: Pulanglah Padanya ::.
Pulanglah...Tiada guna tetap berjalan mengorbankan diri hanya untuk kecintaan diri,sementara ada yang mencintaimu dan kau cintai.Pulanglah...Kesenangan apa yang kau dapat dari orang yang kau suka sekejap lalu,sementara kau abaikan cintamu pada kekasihmu sendiri sekaligus yang mencinta mu lebih dari nya?..Cinta yang bagaimana lagi musti kau pertanggungjawabkan di atas kesenanganmu sendiri atas pengorbanannya?..Cinta mana yang kau sebut-sebut sebagai cinta,sementara kau sibuk memenuhi/memuaskan keinginan dirimu sendiri yang sebenarnya takkan pernah terpuaskan?..
Langganan:
Postingan (Atom)
Archives
-
▼
2011
(114)
-
▼
Januari
(114)
-
▼
Jan 14
(81)
- <[Dari Pengasingan]> c.p 1-12 dewa in Memorial Mob...
- <[2 dArI Pengasingan]>
- <[3 dArI Pengasingan]>
- <[4 dArI Pengasingan]>
- <[5 dari Pengasingan]>
- <[6 dArI Pengasingan]>
- <[7 dArI Pengasingan]>
- <[8 dArI Pengasingan]>
- <[9 dArI Pengasingan]>
- <[10 dArI Pengasingan]>
- <[11 dArI Pengasingan]>
- <[12 dArI Pengasingan]>
- Aku bicara tentang Wanita...
- Bukan Pujangga dengan Puisinya...
- Inilah hatiku,sayang..........
- " PENERIMAAN TANPA SYARAT "
- Sederhana
- Sesaatpun ku mau
- Tak seHarusnya
- Kenangan bersamamu....
- Aku tersenyum...
- Skripsi Hati Sepi
- Masih Muda(tentang CINTA): Dari Wanita itu..
- Sesuatu tentang CintA.........
- Sesuatu tentang...
- Sesuatu tentang CINTA..
- Nyanyian Burung Menjelang Senja
- Jika Tak Cinta dia...
- Berusaha lah...
- AKu dan Kau
- .:: Noktah Sepi ::.
- Dari Hati...
- .:: Berlepas...
- .:: Kilah Hati....
- .:: Tersenyumlah,Cinta...
- .:: Ingatlah,Cinta...
- .:: Dulu dan Kini...
- .:: Dari Hati(caraku)....
- .:: (Kisah)Aku Juga Bisa.....
- .:: Tengok Rapuhnya...
- .:: Aku dan Kenangan..........
- .:: Aku MenCintaiMu......
- .:: Makalah Sepi..........
- .:: Diary Sepi..........
- .:: Maafkan Aku....
- .:: Teruntuk Sebuah Janji..........
- .:: Nanar........
- .:: Ungkapan Tak Jadi....
- .:: Kenangan Tiba...
- .:: Makalah Hati...
- .:: Kilah-Kilah Waktu...
- .:: Perih....
- .:: Membisu....
- .:: Sahabat... ::.
- Harus Ku Terima.....
- Jangan terburu2 membenci...
- .:: Ada Hati di dalam Hati ::.
- :: Aku ingin kau bisa melihat rasamu seperti ku me...
- Aku tak tahu,Maafkan aku..
- Cahaya dan Sepi
- Subhanalloh...Alhamdulillah...Astaghfirulloh
- Sepeninggal kita
- Melihatmu lagi...
- Rasa tak terbantah...
- Berpeluh sangka engkau mendera
- Saat Tertinggal...
- Aku dan Catatanku...
- .:: Rasa Sesuci ::.
- .:: Ceritakanlah... ::.
- .:: Fahami rasaku(Rasa Seorang Wanita) ::.
- .:: Terima ini..(dg hati yg basah/lemah lembut) ::.
- .:: Tentang Kita ::.
- .:: Masih disini.. ::.
- .:: Sudahi perih itu... ::.
- .:: Tentang Perasaan,Rasa,Cinta.. ::.
- .:: Titik.. ::.
- .:: Dari Dan Untuk... ::.
- .:: Cantik ::.
- .:: PerSIAPkan diri..(hai,eL..) ::.
- .:: Aku pernah,apa kau juga pernah..(hai,eL..) ::.
- .:: Sisa Kenangan ::.
-
▼
Jan 14
(81)
-
▼
Januari
(114)