13 Januari 2011

.:: Tentang Perasaan,Rasa,Cinta.. ::.

Lihatlah mereka,duhai kekasih...
Apakah sama rasa cinta kita dengan mereka?..
Apakah sama cara kita saling mencinta?..
Jika mereka tersenyum pada kekasih2nya,apakah senyum mereka lebih baik dari senyum rasa cinta yang ku curahkan dan engkau buktikan,duhai kekasih?..

Inilah Aku,kekasih...
Aku mata air..
Aku airmata..

Aku jiwa..
Jiwaku..

Oh..para kekasih...
Pandanglah aku..
Pandanglah kekasihmu ini dengan hatimu,dengan cintamu..
Tataplah Aku..
AKU..dan,
AKU.

.:: Titik.. ::.

Tak jelas apa mau keinginanku...
Sebentar-sebentar mengeluh,sedangkan begitu banyak yg diinginkan untuk dipuasi.
Kurang diajar keinginanku...
Meski disuarakan lewat bathin,dipoles jiwa dg semua indah-indah pertimbangannya..
Tetap saja kurang diajarnya keinginanku...
Mau tak mau bangun terus dan terus walau kerap jatuh,keinginanku tetap saja berdalih bahagia.
Bahagia apa,keinginanku?..
Berapa tahun kau inginkan pencapaian dengan iming2 puas,toh tetap saja tak puas hingga detik ini.
Kurang diajarnya keinginanku ini...
Tak henti-hentinya menunggangi apapun yang ku lakukan,sebaik apapun itu cara dan tujuanku.
Kurang diajar benar keinginanku...
Menghasut-hasut..
Licik dan terus saja berdiri dibalik semua kebaikan-kebaikan yang untuk dilaksanakan ataupun direncanakan,
sungguh liciknya keinginanku..
Menipu mataku..
Menipu mata mereka..
Menipu rasaku..
Menipu rasa mereka..
Menipu imanku..
Menipu iman siapa saja.
Kurang ajarnya keinginanku...
Tidak akan aku berhenti memerangimu,meski mgkn kelak harus melewati banyak fitnah.
Ku pastikan selalu memerangimu...
Walau aku cuma manusia yang selalu berbuat salah dan tak luput dari dosa,aku tetap akan memperjuangimu..
Kurang ajarnya keinginanku...
Tak akan mundur aku setitikpun memerangimu.

.:: Dari Dan Untuk... ::.

Dampingi aku...
Jangan biarkan kesepian menyelimuti sendiriku tanpamu,
Jangan biarkan kesunyian tak bersamamu membuatku merasa terlunta-lunta,
Jangan biarkan aku mengharap sendirian.

Tetaplah disampingku...
Bantu jagakan hatiku tetap menyayangimu,
Bantu aku melewati tiap aral mempertahankan kesepakatan kita,
Jika tidak,bukankah itu akan saling merentankan ikatan kita?..

Tetaplah bersamaku...
Jangan ragukan sikap dan perhatianku terhadapmu,
Jangan ragukan perlakuan juga sikapmu terhadapku,
Peganglah teguh,bahwa kita sama-sama saling mempertahankan..

Sekali-kali cemas..
Sekali-kali cemburu..
Sekali-kali saling mengevaluasi..
Tapi tidak sekali-kali untuk mencari kesalahan,
Teguhkan..Teguhkan..
Kita perjuangi bersama-sama..

.:: Cantik ::.

Aku suka keindahan,termasuk keindahanmu...
Bagaimana jamalulloh telah benar-benar mena'jubkan,
apa salah ku kagumi keindahanmu itu?..

Walau tak dapat ku sentuh..
Walau jarak membuatku berharap menyentuh..
Aku ingin menyentuh..
Merasakan keindahanmu bukan hanya dengan pandangan mata..
Merasakan tiap sentuhan mengaliri jiwa yang membuncah rona..
Merasakan keindahan dalam bathin pun meresapi.

Aku ingin menyentuh...
Mengalirinya bersama tiap kata yang kau ucapkan..
Bersama tiap gerak lisan lembut kau logatkan..
Bersama tatapan luruhmu ku buaikan..

Aku ingin menyentuhmu..
Tanpa harus ada kecewa dan paksaan.
Aku ingin menyentuhmu..
Dan kau pun merelakannya..

.:: PerSIAPkan diri..(hai,eL..) ::.

Persiapkan dirimu,eL...
Akan tiba masa nya dimana dirimu akan merasa sendirian,dimana dirimu akan merasakan betapa keakraban pun akan memudar.
Percaya atau tidak itu akan kau rasakan,eL...
Yang mana yang dulu dekat akan jauh,meski tak ada niat menjauhimu.
Yang dekat sangat langka menjadi tetap dekat dan semakin dekat,yang banyak terjadi mereka akan terasa menjauh dengan kesibukannya masing-masing.
Dengarlah,eL...
Jika tak bersiap diri,maka kenangan saat dekat seolah menjadi pisau tajam yang menghiris hatimu sendiri..mungkin hanya sesal tinggal sesal,karna toh itu tidak akan mampu merubah kenyataan yg telah kau jalani.
Lihatlah,eL...
Bisakah kau sadari berapa banyak kesukaan yang tlah membuatmu suka dan tertawa terbahak-bahak,lantas pada masa itu kau hanya bisa mengingatnya sendirian dan kesepian.
Sadarilah,eL...
Kesukaan ini menipu kita sendiri,bukan?!..
Seberapa indah pujian dan kebanggaan yang pernah kau dapatkan dalam kedekatan itu?..
Pada masa nya nanti,kau hanya akan menangisi nya..mungkin di saat malam tiba atau ketika ketidakberdayaan menggugatmu..
Persiapkan dirimu,eL...
Karna pada masa itu lidahmu telah keluh,tak ada lagi kedekatan seperti sekarang tetapi tinggal bayang-bayang kenangan.

.:: Aku pernah,apa kau juga pernah..(hai,eL..) ::.

Aku memang pernah kecewa...
Kecewa ditinggalkan orang yg dicintai.
Aku juga pernah terluka...
Terluka karna kepergiannya saat itu di kala masih ku mencintainya.
Aku juga pernah sedih...
Karna kesedihan itu terasa lama semenjak dia pergi.
Aku pernah marah...
Marah karna tak mampu membuatnya tetap bersamaku.
Aku pernah benci...
Benci karna rasa sakitku yang membuta dan membuatku salah memahami kenyataan itu.
Apakah kau juga pernah seperti itu?..

Rasa cemburu,rasa takut kehilangan ataupun ditinggalkan pasti kapan saja muncul tiba-tiba...
Tak jarang terbawa emosi dan meng-amin-inya,hingga membuat fikiran kita leluasa menciptakan persepsi pribadi yang menyakiti diri sendiri.
Kesadaran akan sesuatu di dunia itu pasti akan mengalami perpisahan,sepertinya tak bisa kita terima pada saat seperti itu.
Kita larut dalam mosi pembenaran dan keegoisan untuk memenjarakan obyek yg kita cintai dg dalil untuk kebaikannya atau agar tuntutan kita terpenuhi.
Tak jarang kita harus menciptakan aturan-aturan sendiri untuk membelenggunya,yg tentu saja di dasari argumen2 yang membuatnya percaya.
Bukankah orang yang mencintai seolah selalu bisa mempercayai yg dicintainya?..
Bukankah cela jadi tak nampak sebagai aib besar untuk dipertimbangkan ketimbang takut membuat kekasih kita jadi kecewa karna kita tak menuruti maunya?..
Begitu buta kah perasaan kita,sehingga meminta dia untuk hanya mencintai kita dan hanya mengingati kita tanpa ada yang lain?..
Sedemikian banggakah kita karna telah mengajarkan pada kekasih kita untuk menjadi naif dan berpaling pada kecintaan pada-Nya?..
Aku pernah lelah...
Dan aku memang lelah sekarang..

.:: Sisa Kenangan ::.

Harus ku tabahkan diri jalani ini...
Kiranya waktu jua kan membawa kita pada persoalan-persoalan yang buat kita memilih,untuk menghadapinya dan mengabaikan diri kita satu sama lain atau justru membuat kita semakin dekat,saling terbuka dan saling mempercayai.
Apa aku atau kau yang saling meninggalkan kedekatan kita?...
Bukankah kita dulu dekat lebih dari yang baru kau kenal?..
Bukankah kita lebih bisa saling mempercayai lebih dari yang baru kau kenal?..

Aku tak tahu apa yang kau cari...
Apakah kesenangan membabi buta yang ketika sirna lantas membuatmu kembali padaku lagi?..ataukah kembalimu saat kelukaanku sudah tak lagi bisa menerimamu?..

Bukankah telah kau percayakan padaku segenap kejujuranmu,keluh kesahmu...
Bukankah sudah ku penuhi janji untuk menjaga segala rahasia mu untuk kita?..
Tetapi kenapa kini harus kau retakkan sendiri hanya untuk mencari kesenangan yang akhirnya kau kan terbuang karenanya?..

Sadarkah kau bahwa telah ku relakan waktu ku untuk tetap membuatmu nyaman dan tak berpaling?..

Seperti apa yang kau tuntut untuk mendapatkan kesenangan itu...
Bukankah kau tahu semua itu akan jua meninggalkanmu?..
Lantas mengapa kau korban semua nya hanya untuk mencari kesenanganmu sendiri?..

Apa kau kira dirimu akan terus senang...
Apa kau kira kelak kau tak ditinggalkan seperti yang kau lakukan sekarang?..
Fikirkanlah baik-baik...
Kau hanya akan membuat kerusakan atas dirimu sendiri dan penyesalanpun terlambat.Sebab waktu tak lagi bisa kau ulang,tapi harus kau hadapi apapun komitmennya..

.:: Tetaplah Tersenyum ::.

Masa lalu biarlah berlalu di masanya,apalagi jika itu hanya meruntuhkan kepercayaanmu untuk esok...
Kamu musti bisa bangkit dari semua ketidakadilan yg kau fahami,karna terkadang cara pandang kita lah yang belum sepenuhnya bisa mencerna nya.
Kamu pasti bisa...
Karna Tuhan tidak pernah membebankan sesuatu yg makhluk-Nya tidak mampu memikul atau di luar batas kemampuan,jadi jangan pernah merasa itu semua telah menghancurkan segala yg pernah kau perjuangkan.
Berbesar hati lah dan tatap tegak kehidupan...
Tak layak menyerah pada musim rasa bathin yang sudah menjadi ketetapan-Nya.
Ada kalanya siapapun bisa merasakan sakit ataupun suka,toh tetap saja seperti itu khan...
Terima atau tidak,tetap harus diterima.
Maka kita musti belajar menerima dg lapang dada,tetap bertekad untuk lebih baik lagi.
Lillah saja...
Relakan saja..
Biarkan rasa nyeri tetap mengalir,tapi tetap tersenyum hadapi kehidupan..
Beri cahaya pada yg gelap,semoga senantiasa cahaya itu kelak menjadi cahaya atas dirimu sendiri..

.:: Catatan Kecil Sang Musafir ::.

Kadang kala kita tidak suka terhadap sesuatu yg menurut pandangan mata dan pertimbangan fikiran kita itu buruk atau tidak bermanfaat sama sekali,tetapi semua penilaian itu akan berubah setelah kita bisa merasakan dan membuktikan manfaatnya.
Seperti hal nya sebuah pil ketika kita sakit..
Seperti hal nya pemikiran2 buruk yang kadang kala kita ciptakan sendiri,yang tanpa sadar itu telah mengikis sugesti dalam diri kita sendiri dan melemahkan diri sendiri.
Kadang kala rasa pahit bisa menjadi pengenal kita...mengenali batas antara rasa manis dan pahit itu sendiri,mengenali sejauh mana manfaat pahit dan manis untuk diri kita sendiri juga yang lain.
Bukankah terkadang kita memerlukan pembatas?..
Bukankah terkadang pahit ataupun manis pun bisa bermanfaat?..
Bukankah yang demikian itu menjadi pelajaran bagi mereka yang menggunakan akal?..

.:: Merobek Sepi ::.

Aku catatkan kesendirian itu pada kegelapan malam...
Pada tiang-tiang pancang tempatku berteduh,pada kerinduan yang belum juga pupus menanti.
Serasa sedemikian membuncah...
Rasa kangen bergemuruh mengusik bathin,melemahkan pemikiranku untuk bisa menerima keadaan yang jauh dengan lapang dada.
Serasa meletihkan daya bathinku...
Terserap perhatianku pada bayanganmu,terseret jauh dari kesadaranku menggejolakkan keinginan bertemu kian membuncah.
Perih hatiku dipenuhi asa merindumu...
Kian lama jiwa semakin memupuk genap pengharapan itu,seperti terus berkembang diantara kegelisahan menanti.
Ku bertanya-tanya apakah engkau tahu kerinduanku ini...
Ku sadari tak akan kau tahu seberapa dahsyat kecemburuan membakar bakaran rinduku,perih namun tiada henti menunggu kehadiranmu.
Kesepianku pun bagai tak lengkap jika tiada bersua...
Serupa angan-angan juga bayangan yg terserap waktu dan tersudut dibalik rentang jarak.
Ruang bak begitu sempit mendindingi bathinku...
Peluh berharap lepas menyibak jelaga langit..
Berserak-serak dan hilang dalam kesendirian berteman perih.

.:: Catatan Kecil Sang Pengembara ::.

Langkah gontai susuri jalanan sembari menebar pandangan,menikmati hembasan angin menyibak sibak seolah mampu menembus alam jiwa dan memburai kenangan semasa kecil.
Tak letih tetapi langkah terhenti...
Duduk di pinggir jalan sesekali mengamati tiap lalu lalang kendaraan,mencoba menyisir pelan laju jiwa yg beringas menyeruak sisi kerapatan kenangan dan bergolak lah dilema yang tlah padam.
Perlahan tanpa terhenti tetes-tetes peluh mengucur...
Airmata bak tiada lagi ada,hanya sengguk rintih bathin merebak seiring terkuak satu sisa masa lalu yang kecut menyesaki dada.
Nenekku tercinta...
Pamanku juga para saudara-saudaraku nun jauh disana...
Bagaimana kabar beliau dan mereka semua..
Ada rindu ku yang meletup-letup tajam,seperti menghujam dan menghiris tipis memerih.
Aku ingin pulang...
Tapi aku juga belum bisa kembali hentikan perjalanan ini,aku lelah..
Letih ku panggul dua sisi pemahaman berbeda yg teramat ku cintai,aku gelisah namun tetap tak berdaya..
Aku kecewa tetapi tak sesali ini semua..
Aku mencintai kalian semua..
Aku sayangi kenyataan ini dan aku berlepas singgah.

.:: Ojo dadi atimu..(jangan diambil hati/ojo serius2).. ::.

Ojo dadi atimu...
Senajan awakmu wes ninggalno aku sakwise pirang2 sasi gegandengan sampek nyidrani atiku,ojo dadekno atimu yoo..
Aku iso ngerteni kahanan iki...
Terus terang aku yo sempat sambat saking ga kuat e olehku nalar i kedadeane awak dewe wong loro,wis pirang2 coro tak cuba ngakali roso ning atiku..tapi jek tetep kadang2 loro..
Ojo ndadekno atimu yoo..
Aku ngomong ngene iku supoyo awakmu eruh ae nek ga gampang aku nglalekno awakmu,cuma iku ae.
Aku yo wes ga ngarep2 maneh awakmu balik bebarengan ambek aku..yen awakmu balik,aku ga yaqin balikmu ambek aku iku iso ngewarasno catu sing wes suwe iki.
Sepurane sing akeh,tetep ojo dadi atimu yoo nduk...
Aku ga nggetingi awakmu,aku cuma durung kuat koyok dene awakmu..

Archives