Jika memang baik tujuan,teruslah berusaha...
Bukan hanya dengan membayangkan saja atau terus berandai-andai,
Tak peduli seberapa sulit pemikiranmu sendiri dipenuhi kegagalan,
Berusahalah tanpa melampaui batas-batas kemampuanmu sendiri.
Berusaha lah...
Jangan melihat kegagalan selalu sebagai akhir harapan,
Meski mungkin kegagalan bisa menjadi pengingat bahwa tujuan kita bukan hak kita,
Tetapi bukan berarti tidak bisa tuk di coba kembali untuk menemukan kebenarannya.
Di dunia ini memang ada beberapa hal keinginan yang bukan hak kita...
Sebagai kacamata diri itu semua agar saling melengkapi,
Memaksakan diri hanya akan beroleh kesakitan dan penyesalan,
Maka hendaklah tetap mengukur kemampuan diri sendiri.
Tak perlu malu mengakui BELUM ADA KEMAMPUAN jika tidak bisa menjawab...
Lebih baik lah menjawab bila memang itu pengalaman,kenyataan dan bukan rekayasa,
Daripada harus menunjukkan jalan yang kita tidak pernah melaluinya,
Apalagi jika jalan itu sekedar imajinasi pemikiran tak kuat dasarnya.
Memang terkadang pemikiran orang lain bisa memberi solusi...
Tetapi jangan butakan diri dengan hanya mengikuti tanpa menela'ahnya kembali,
Sebab boleh jadi solusi itu baik selama masih dalam pemikiran..
Boleh jadi juga baik jika di terapkan pada pribadi yang lain,
Dan boleh jadi juga justru itu tidak pada tempatnya atas dirimu sendiri.
Tingginya pemikiran kebanyakan orang lebih banyak berangkat dari pengetahuan..
Maka carilah tingginya pemikiran yang juga berangkat dari tingginya kemulyaan hati,
Sebab terkadang kenyataan terjadi tidak bisa dijangkau oleh pemikiran,
Tetapi keyaqinan hati menjadi sumber kesadaran untuk rela dan mensyukuri kenyataan.
Bukankah tidak semua yang ada difikiran kita dijalani dan menghasilkan seperti keinginan kita?..
Bukankah dalam kehidupan ada hukum alam dan kehendak-Nya?..
Semoga Berkat dan Rohmat-Nya senantiasa tercurah atas kita semua..
Yang mengalun memecah sunyi,tatkala kesendirian merasuk dan manakala hati terbuai dalam balur tak bernama..Tersenyum sendiri..Terbuai mimpi..Lalu terhenyak sirna tanpa kata.
14 Januari 2011
AKu dan Kau
Sudah berapa musim kita lewati berdua,seolah tak terhitung lagi kita melaluinya...
Suka-duka,pertikaian2 kecil pun menambah suasana kita jadi lebih dekat,
Bahagia kah kau bersamaku,sayang..
Jauh jarak ternyata tidak mengecilkan cita cinta kita...
Kelakar demi kelakar pun gosip yang meradang,
Menjadi bukti hidup indahnya kebersamaan kita.
Rasa percaya..
Saling terbuka..
Tanya-jawab..
Saling jaga..
Menjadi tonggak pegangan untuk lbh mawas diri.
Berapa banyak lagi cemooh dan apapun alasannya,mampukah mengerdilkan semua itu?...
Airmata..
Sedu-sedan..
Mengering dalam tiap lakaran bahagia kita.
Puisi dari hati..
Puitis dari pengetahuan..
Menjadi olahan kita tuk tetap saling menjaga erat genggaman tangan kita.
Ini aku dan kau...
Bukan karna puitis dan luasnya pengetahuan,
Bukan karna dramatisirnya percintaan dan sekedar rayuan daun kelapa,
Aku dan kau lama saling mencinta.
Aku dan kau...
Tak mencari seperti yang mereka sangka,
Tak terbius luberan argumen,
Aku dan kau tetap kan saling mencinta,
Bukan karna apapun dugaan siapa-siapa..
Suka-duka,pertikaian2 kecil pun menambah suasana kita jadi lebih dekat,
Bahagia kah kau bersamaku,sayang..
Jauh jarak ternyata tidak mengecilkan cita cinta kita...
Kelakar demi kelakar pun gosip yang meradang,
Menjadi bukti hidup indahnya kebersamaan kita.
Rasa percaya..
Saling terbuka..
Tanya-jawab..
Saling jaga..
Menjadi tonggak pegangan untuk lbh mawas diri.
Berapa banyak lagi cemooh dan apapun alasannya,mampukah mengerdilkan semua itu?...
Airmata..
Sedu-sedan..
Mengering dalam tiap lakaran bahagia kita.
Puisi dari hati..
Puitis dari pengetahuan..
Menjadi olahan kita tuk tetap saling menjaga erat genggaman tangan kita.
Ini aku dan kau...
Bukan karna puitis dan luasnya pengetahuan,
Bukan karna dramatisirnya percintaan dan sekedar rayuan daun kelapa,
Aku dan kau lama saling mencinta.
Aku dan kau...
Tak mencari seperti yang mereka sangka,
Tak terbius luberan argumen,
Aku dan kau tetap kan saling mencinta,
Bukan karna apapun dugaan siapa-siapa..
.:: Noktah Sepi ::.
Jika sepi pun menyapa...
Ruang pun kau penuhi,
Seperti selalu tersenyum manis,
Mendamaikan..
Aku tak perlu mencarimu...
Tak ku pertanyakan lagi ini dan itu darimu,
Sebab aku sangat-sangat yaqin,
Kau memperhatikanku tanpa ini dan itu.
Tenang..
Tentram..
Sempat me-nafi-kan segenap gejolak.
29.11.2009 16:02:10
Ruang pun kau penuhi,
Seperti selalu tersenyum manis,
Mendamaikan..
Aku tak perlu mencarimu...
Tak ku pertanyakan lagi ini dan itu darimu,
Sebab aku sangat-sangat yaqin,
Kau memperhatikanku tanpa ini dan itu.
Tenang..
Tentram..
Sempat me-nafi-kan segenap gejolak.
29.11.2009 16:02:10
Dari Hati...
Tiap tetes rasa hati yang mengaliri pesisir sepi,menyinggahi titian jelaga memerih seperti langgam harmoni hati sunyi..Tenang ku tenang langlangi alam raya,di kegelapan telah ku pasungkan nyala cahaya mata menembus tirai,menyemati dan meresapi tiap dawai alam yang mengalun menjadi rangkaian pesta malam..Hati ku tak gundah,tapi hanyut melara...Tak menangis meskipun sedikit merintih.Bukan tuk ku sakiti sendiri hati ini,jiwa lah berulah menyusuri jejak kasih hati sampai disini..yach..disini..di hati yang pernah tertapaki dan menapaki alur rindu berkalang cemburu,alur benci berdilema tak ingin ditinggal pergi..Dari hati...Untuk hati..
.:: Berlepas...
Aku takkan memberatimu lagi dg rengekan-rengekan lagi,berharap kau tak pergi tinggalkanku...
Semula aku memang sedemikian takutnya hingga tanpa sadar ku sakiti diriku sendiri dengan ketakutan-ketakutan itu,ketakutan yang ternyata diciptakan oleh pemikiranku yang sungguh belum ada kemampuan mengetahuinya..
Aku berlepas hati...
Bukan karna tak cinta lagi,juga bukan karna bosan..
Tetapi karna aku percaya dan sangat yaqin..
Bila benar kau mencintaiku dan ditakdirkan tetap bersamaku serta layak tuk ku cintai,
Pasti lah kau kan tetap bersamaku,mencintaiku dan takkan ada lelaki lain dalam harapan serta keinginanmu.
Aku berlepas hati atas cinta ini...
Aku meyaqinimu hingga kini..
Ku percayakan cinta ini kepadamu sepenuhnya,
Jangan kecewakan aku lagi,
Sebab kini cinta mu putih dalam pandanganku,
Jangan kotori lagi..
Karna kini ku percayakan cinta ini..cinta kita tanpa cela..
Untuk cinta kita,dari masa lalu hingga detik ini terasa..
23.10.2009 22:09:22
Semula aku memang sedemikian takutnya hingga tanpa sadar ku sakiti diriku sendiri dengan ketakutan-ketakutan itu,ketakutan yang ternyata diciptakan oleh pemikiranku yang sungguh belum ada kemampuan mengetahuinya..
Aku berlepas hati...
Bukan karna tak cinta lagi,juga bukan karna bosan..
Tetapi karna aku percaya dan sangat yaqin..
Bila benar kau mencintaiku dan ditakdirkan tetap bersamaku serta layak tuk ku cintai,
Pasti lah kau kan tetap bersamaku,mencintaiku dan takkan ada lelaki lain dalam harapan serta keinginanmu.
Aku berlepas hati atas cinta ini...
Aku meyaqinimu hingga kini..
Ku percayakan cinta ini kepadamu sepenuhnya,
Jangan kecewakan aku lagi,
Sebab kini cinta mu putih dalam pandanganku,
Jangan kotori lagi..
Karna kini ku percayakan cinta ini..cinta kita tanpa cela..
Untuk cinta kita,dari masa lalu hingga detik ini terasa..
23.10.2009 22:09:22
.:: Kilah Hati....
Entah itu cinta atau bukan,tapi kenyataannya kau menyebutnya begitu...
Membuatmu begitu memuji hingga seolah tiada cela lagi yang kau lihat selain pujian dan keindahan,entah kau sadari atau tidak betapa lemahnya pujian itu dalam realita menjalin hubungan cinta dan mempertahankan apa yang kau rasa serta kau sebut-sebut sebagai cinta itu..
Berhentilah sejenak dari memuji pun berharap...
Coba fikirkan baik-baik apa tujuanmu memujinya?..
Sekedar memuji karna memang kau mabuk cinta ataukah kau berharap lebih dari hanya pujian belaka?..
Jika mungkin kau berharap memiliki,sudahkah mencamkan diri tentang mencintai dengan mabuk rasa mu sendiri?..
Sudahkah kau fahami diri tentang mencintai dengan membina pertalian hati melalui ikatan bersama karna saling cinta?..
Saling cinta kah kalian?atau hanya karena rasa yang sama dalam satu sisi saja?..
Ketika kau rasakan rasa yang kau sebut cinta itu,mungkin mudah bagimu mewujudkannya...Akan tetapi takkan mudah mewujudkan harapan di dalamnya apalagi menjaga wujud dari semua itu.
Lihatlah...Jika memilikimu tercapai,apakah kau tak lagi merasakan terluka?kecewa?atau mungkin perpisahan?...
Apakah kau bisa menjamin bahwa rasa yang kau sebut-sebut sebagai cinta itu akan terus membuatmu tetap mencintainya setelah kau dapatkan apa yang kau harapkan?..
Lihatlah ke dalam hatimu,jiwa dan realitamu...
Lihatlah mereka yang mengaku mencintai dan telah berhasil mewujudkannya dengan menjalin hubungan pacaran misalnya,apakah janji-janji semasa rasa itu belum terpenuhi terwujud?..
Betapa tinggi nya janji tersentuh mimpi ketika merasa itu cinta...
Begitu tinggi hayalan semu yang terlontar sebagai bait-bait perdu pembuai hati agar tersambut asa memiliki menjadi terwujud,akankah itu dipertanyakan dan bisa dipertanggungjawabkan nantinya?..
Ketika satu jalan sudah dipilih,maka tak mungkin kamu bisa mencabut kembali perasaan itu...
Mungkin luka yang kan menggatikan rasa itu menjadi serpihan perih yang serasa abadi,meski mungkin ada secercah sinaran bahagia yang masih tersisa..Tetapi hati kepalang luka,tak mudah mengobati nya meskipun dengan janji memperbaiki seperti semula.
Bukankah menjaga hubungan saling mencintai itu tak mudah sebagaimana kau menjanjikan kebahagiaan kala kau masih sendirian mencinta?..
Mudah bagimu menjanjikan untuk memberi bahagia...
Mudah bagimu mengobral keindahan bak penyair karna begitulah kebiasaan ketika belum memiliki atau mendapatkan apa yang di inginkan bukan?!!...
Namun bisa kah kau menjamin bahwa kau bisa mewujudkan apa yang kau janjikan adalah benar tanpa meciptakan luka,sementara tidak ada hubungan tanpa luka bukan?!!..
Jangan terlalu munafik dan lupa diri...
Jangan lupa dan menganggap takkan ada kisah sedih ataupun jelaga dari tiap cerita cinta yang terbina,karna ini dunia yang kita tidak mengatur tiap detail kisah hidup kita sendiri apalagi pasangan kita..
(perih)
Membuatmu begitu memuji hingga seolah tiada cela lagi yang kau lihat selain pujian dan keindahan,entah kau sadari atau tidak betapa lemahnya pujian itu dalam realita menjalin hubungan cinta dan mempertahankan apa yang kau rasa serta kau sebut-sebut sebagai cinta itu..
Berhentilah sejenak dari memuji pun berharap...
Coba fikirkan baik-baik apa tujuanmu memujinya?..
Sekedar memuji karna memang kau mabuk cinta ataukah kau berharap lebih dari hanya pujian belaka?..
Jika mungkin kau berharap memiliki,sudahkah mencamkan diri tentang mencintai dengan mabuk rasa mu sendiri?..
Sudahkah kau fahami diri tentang mencintai dengan membina pertalian hati melalui ikatan bersama karna saling cinta?..
Saling cinta kah kalian?atau hanya karena rasa yang sama dalam satu sisi saja?..
Ketika kau rasakan rasa yang kau sebut cinta itu,mungkin mudah bagimu mewujudkannya...Akan tetapi takkan mudah mewujudkan harapan di dalamnya apalagi menjaga wujud dari semua itu.
Lihatlah...Jika memilikimu tercapai,apakah kau tak lagi merasakan terluka?kecewa?atau mungkin perpisahan?...
Apakah kau bisa menjamin bahwa rasa yang kau sebut-sebut sebagai cinta itu akan terus membuatmu tetap mencintainya setelah kau dapatkan apa yang kau harapkan?..
Lihatlah ke dalam hatimu,jiwa dan realitamu...
Lihatlah mereka yang mengaku mencintai dan telah berhasil mewujudkannya dengan menjalin hubungan pacaran misalnya,apakah janji-janji semasa rasa itu belum terpenuhi terwujud?..
Betapa tinggi nya janji tersentuh mimpi ketika merasa itu cinta...
Begitu tinggi hayalan semu yang terlontar sebagai bait-bait perdu pembuai hati agar tersambut asa memiliki menjadi terwujud,akankah itu dipertanyakan dan bisa dipertanggungjawabkan nantinya?..
Ketika satu jalan sudah dipilih,maka tak mungkin kamu bisa mencabut kembali perasaan itu...
Mungkin luka yang kan menggatikan rasa itu menjadi serpihan perih yang serasa abadi,meski mungkin ada secercah sinaran bahagia yang masih tersisa..Tetapi hati kepalang luka,tak mudah mengobati nya meskipun dengan janji memperbaiki seperti semula.
Bukankah menjaga hubungan saling mencintai itu tak mudah sebagaimana kau menjanjikan kebahagiaan kala kau masih sendirian mencinta?..
Mudah bagimu menjanjikan untuk memberi bahagia...
Mudah bagimu mengobral keindahan bak penyair karna begitulah kebiasaan ketika belum memiliki atau mendapatkan apa yang di inginkan bukan?!!...
Namun bisa kah kau menjamin bahwa kau bisa mewujudkan apa yang kau janjikan adalah benar tanpa meciptakan luka,sementara tidak ada hubungan tanpa luka bukan?!!..
Jangan terlalu munafik dan lupa diri...
Jangan lupa dan menganggap takkan ada kisah sedih ataupun jelaga dari tiap cerita cinta yang terbina,karna ini dunia yang kita tidak mengatur tiap detail kisah hidup kita sendiri apalagi pasangan kita..
(perih)
.:: Tersenyumlah,Cinta...
Jika banyak sajak telah ditulis untukmu..
Dan jika telah banyak janji juga mimpi dijanjikan untukmu..
.."Ingatlah kata dan janji kita"..
Aku bisa memaklumi jika ada yang memuji dan mengharapmu..
Aku bisa menerima bila ada hati yang jatuh tuk mengharapmu..
Tetapi,aku tak bisa menerima jikalau kau tak jujur padaku..
Kalau memang kau tak mencintaiku,jangan sembunyikan perasaanmu..
Bila benar kau mencintai yang lain,tinggalkan dan lupakan aku..
Jika benar demikian,jangan bermain cinta dg yang lain di belakangku..
Kau putih di mataku,cinta...
Selama kau jujur padaku spt kejujuran yang kau harapkan juga
Jadi jangan lukai aku dg apapun prilaku mu yang bisa membuat orang lain terus mengharapmu dan menganggap kau memberinya harapan untuk terus di kejar dan di wujudkannya.
Lebih baik katakan jujur apa adanya...
Agar jelas dan orang lain pun tahu layak atau tidaknya tuk tetap mengharapmu..
Aku lakukan ini karena aku mencintaimu
Jikalau kau bisa bahagia dg orang lain,aku terima...
Tapi tidak dg bersamaku juga..
Kau tak mau ku khianati,aku pun begitu..
Kau tak mau aku meladeni orang yg mencintaiku sekedar agar tak menyakitinya,aku pun begitu..
Maka..
Ini biar tentang kita saja tanpa ada perasaan yang lain lagi.
18.10.2009 00:48:07
Dan jika telah banyak janji juga mimpi dijanjikan untukmu..
.."Ingatlah kata dan janji kita"..
Aku bisa memaklumi jika ada yang memuji dan mengharapmu..
Aku bisa menerima bila ada hati yang jatuh tuk mengharapmu..
Tetapi,aku tak bisa menerima jikalau kau tak jujur padaku..
Kalau memang kau tak mencintaiku,jangan sembunyikan perasaanmu..
Bila benar kau mencintai yang lain,tinggalkan dan lupakan aku..
Jika benar demikian,jangan bermain cinta dg yang lain di belakangku..
Kau putih di mataku,cinta...
Selama kau jujur padaku spt kejujuran yang kau harapkan juga
Jadi jangan lukai aku dg apapun prilaku mu yang bisa membuat orang lain terus mengharapmu dan menganggap kau memberinya harapan untuk terus di kejar dan di wujudkannya.
Lebih baik katakan jujur apa adanya...
Agar jelas dan orang lain pun tahu layak atau tidaknya tuk tetap mengharapmu..
Aku lakukan ini karena aku mencintaimu
Jikalau kau bisa bahagia dg orang lain,aku terima...
Tapi tidak dg bersamaku juga..
Kau tak mau ku khianati,aku pun begitu..
Kau tak mau aku meladeni orang yg mencintaiku sekedar agar tak menyakitinya,aku pun begitu..
Maka..
Ini biar tentang kita saja tanpa ada perasaan yang lain lagi.
18.10.2009 00:48:07
.:: Ingatlah,Cinta...
Telah ku titipkan rasa kasihsayang ku padamu...
Karena ku yaqini kau kan tetap menjaganya seperti aku,
Dan bila memang kita tetap saling jaga,
Tolong jangan pernah khianati aku dg lelaki manapun.
Ingatlah,cinta...
Tak banyak memang waktu kita,
Tetapi kita punya cinta yg indah dan terhebat tuk dipertahankan,
Setidaknya jauhi kesenangan diri tanpa memikirkan kita..aku dan kamu,
Agar senantiasa kau ingat..
.."Bahwa kau tak sendirian"..
.."Lihat aku,cinta.."...
.."Jangan menganggap karna aku tak disampingmu,aku tak tahu dan kau bisa melakukan apa saja yang ku larang tanpa sepengetahuanku"..
Kau kekasihku khan,cinta..
.."Kau milikku khan,cinta.."..
.."Jadi jangan anggap yang kau fikirkan itu benar"..
.."Kalau memang kau milikku,kekasihku dan kita sama-sama tak ingin dikecewakan"..
.."Lihat aku..Lihat pengorbanan yg kita lakukan.."..
.."Lihat perasaanku..Lihat perasaanmu jika diperlakukan demikian"..
So,cinta...
Kau tidak tertipu dg janji sesaat di sekitarmu bukan..
Sementara kita sudah mewujudkan banyak janji dan impian2 kita berdua sejak dulu"..
So,cinta...
Aku dan kamu adalah tetap saling cinta.
18.10.2009 00:31:44
Karena ku yaqini kau kan tetap menjaganya seperti aku,
Dan bila memang kita tetap saling jaga,
Tolong jangan pernah khianati aku dg lelaki manapun.
Ingatlah,cinta...
Tak banyak memang waktu kita,
Tetapi kita punya cinta yg indah dan terhebat tuk dipertahankan,
Setidaknya jauhi kesenangan diri tanpa memikirkan kita..aku dan kamu,
Agar senantiasa kau ingat..
.."Bahwa kau tak sendirian"..
.."Lihat aku,cinta.."...
.."Jangan menganggap karna aku tak disampingmu,aku tak tahu dan kau bisa melakukan apa saja yang ku larang tanpa sepengetahuanku"..
Kau kekasihku khan,cinta..
.."Kau milikku khan,cinta.."..
.."Jadi jangan anggap yang kau fikirkan itu benar"..
.."Kalau memang kau milikku,kekasihku dan kita sama-sama tak ingin dikecewakan"..
.."Lihat aku..Lihat pengorbanan yg kita lakukan.."..
.."Lihat perasaanku..Lihat perasaanmu jika diperlakukan demikian"..
So,cinta...
Kau tidak tertipu dg janji sesaat di sekitarmu bukan..
Sementara kita sudah mewujudkan banyak janji dan impian2 kita berdua sejak dulu"..
So,cinta...
Aku dan kamu adalah tetap saling cinta.
18.10.2009 00:31:44
.:: Dulu dan Kini...
Cintaku dengan hati...
Sebentuk pertanyaan dari tulisan menjadi kosakata yang bisa kau dengar nyata pun bertatap muka dan mata kali pertama.
Semenjak semerbak harum cinta kita yang telah lama terbina meski raga belum juga bersua,
Sempurna lah cinta kita ketika telah mewujudkan mimpi untuk bersua.
Pertama bertemu nyata,pertama kurasa tak menyesal dg jarak jauh antara kita.
Dulu dan kini...
Rasa itu perlahan kembali utuh,
Sekian tahun tercacah tiada bersua,terpisah tanpa tahu rimba,
Sempurna lagi cinta yang lalu.
Kini dan dulu...
Ternyata tetap harus belajar tetap sabar dan tawakkal,
Berapa banyak aral,
Berapa lama ku tahan,
Hati ini sedemikian rapuh tuk memilih.
Kini...
Apakah dg kata dan sebentuk pakaian baru akan mampu menghasutnya tuk meninggalkanku?..
Apakah dengan janji-janji kata dan yang di dengar,mampu menghapus sekian tahun pengorbanan itu telah tercurahkan?..
Kini dan dulu...
Aku meyaqini nya sepenuhnya diatas semua cara yang coba memalingkan hati pun wajahnya dariku?..
Aku yaqin tak akan bisa dia palingkan sebegitu mudah,meski mgkn seluruh rangkaian puisi dg simbol2 tersembunyi nya terus dibesutkan,
Kekasihku bukan mencintai karena susunan bahasa,
Bukan dengan kisah tragedi percintaan ala sinetron ataupun novel,
Kekasihku adalah yang memilihku dg hatinya,cintanya dan kan berkorban tanpa mempertanyakan kerugiannya.
9.10.2009 23:43:58
Sebentuk pertanyaan dari tulisan menjadi kosakata yang bisa kau dengar nyata pun bertatap muka dan mata kali pertama.
Semenjak semerbak harum cinta kita yang telah lama terbina meski raga belum juga bersua,
Sempurna lah cinta kita ketika telah mewujudkan mimpi untuk bersua.
Pertama bertemu nyata,pertama kurasa tak menyesal dg jarak jauh antara kita.
Dulu dan kini...
Rasa itu perlahan kembali utuh,
Sekian tahun tercacah tiada bersua,terpisah tanpa tahu rimba,
Sempurna lagi cinta yang lalu.
Kini dan dulu...
Ternyata tetap harus belajar tetap sabar dan tawakkal,
Berapa banyak aral,
Berapa lama ku tahan,
Hati ini sedemikian rapuh tuk memilih.
Kini...
Apakah dg kata dan sebentuk pakaian baru akan mampu menghasutnya tuk meninggalkanku?..
Apakah dengan janji-janji kata dan yang di dengar,mampu menghapus sekian tahun pengorbanan itu telah tercurahkan?..
Kini dan dulu...
Aku meyaqini nya sepenuhnya diatas semua cara yang coba memalingkan hati pun wajahnya dariku?..
Aku yaqin tak akan bisa dia palingkan sebegitu mudah,meski mgkn seluruh rangkaian puisi dg simbol2 tersembunyi nya terus dibesutkan,
Kekasihku bukan mencintai karena susunan bahasa,
Bukan dengan kisah tragedi percintaan ala sinetron ataupun novel,
Kekasihku adalah yang memilihku dg hatinya,cintanya dan kan berkorban tanpa mempertanyakan kerugiannya.
9.10.2009 23:43:58
.:: Dari Hati(caraku)....
Tidak ada yang bisa menyalahkan siapapun untuk urusan cinta...
Ketika mencinta dan mengungkapkannya mungkin berbeda,tapi itu lah kekuatannya..
Seseorang yang minim pengetahuan akan kosakata dalam mengungkapkan perasaan,tidak berarti dianggap bukan cinta.
Lihatlah di dunia nyata sehari-hari kita...
Berapa banyak bukti yang akan diminta Sang Kekasih untuk membuktikan pernyataan cinta kita?..
Berapa banyak prilaku yg musti kita lakukan,terlepas dari kesukaan kita atau tidak..terlepas dari kita mau atau tidak,terlepas itu dari kebiasaan kita melakukan sesuatu atau tidak biasa,
Karena cinta lah kita akan memilih untuk melakukannya atau tidak..
Karena cinta dan untuk meraih keinginan kita darinya lah kita pun harus melakukannya..
Hargailah setiap keputusan Sang Kekasih...
Terlepas dari keinginanmu sendiri,bila memang kau benar-benar mencinta..
Maka cinta akan membuatmu rela..ridlo terhadap keputusannya tentangmu.
Jika justru kita tak rela atau malah memaksakan kehendakmu..
Percayalah..cinta hanyalah dalil ego mu untuk memuaskan keinginanmu sendiri.
Sebab,kau tahu cinta mencintai dan dicintai itu tidak bisa dipaksakan,
Meski kau pujangga atau tidak,
Melalui cinta,akan mengajarkan banyak ilmu untuk mengungkapkannya..
Maka jika benar kau mencinta,kau akan ridlo dg keputusannya..
Tetapi jika kau memaksakan diri dg berbagai cara agar dia mengikutimu untuk pengakuan cintamu,percayalah..itu hanya keinginan/ego mu yg tak terpenuhi,tak terpuaskan sebelum memiliki nya.
Jikalau benar kau ingin dia bahagia,maka belajarlah membahagiakannya dengan atau tanpa mu bersamanya.
8.10.2009 08:06:46
Ketika mencinta dan mengungkapkannya mungkin berbeda,tapi itu lah kekuatannya..
Seseorang yang minim pengetahuan akan kosakata dalam mengungkapkan perasaan,tidak berarti dianggap bukan cinta.
Lihatlah di dunia nyata sehari-hari kita...
Berapa banyak bukti yang akan diminta Sang Kekasih untuk membuktikan pernyataan cinta kita?..
Berapa banyak prilaku yg musti kita lakukan,terlepas dari kesukaan kita atau tidak..terlepas dari kita mau atau tidak,terlepas itu dari kebiasaan kita melakukan sesuatu atau tidak biasa,
Karena cinta lah kita akan memilih untuk melakukannya atau tidak..
Karena cinta dan untuk meraih keinginan kita darinya lah kita pun harus melakukannya..
Hargailah setiap keputusan Sang Kekasih...
Terlepas dari keinginanmu sendiri,bila memang kau benar-benar mencinta..
Maka cinta akan membuatmu rela..ridlo terhadap keputusannya tentangmu.
Jika justru kita tak rela atau malah memaksakan kehendakmu..
Percayalah..cinta hanyalah dalil ego mu untuk memuaskan keinginanmu sendiri.
Sebab,kau tahu cinta mencintai dan dicintai itu tidak bisa dipaksakan,
Meski kau pujangga atau tidak,
Melalui cinta,akan mengajarkan banyak ilmu untuk mengungkapkannya..
Maka jika benar kau mencinta,kau akan ridlo dg keputusannya..
Tetapi jika kau memaksakan diri dg berbagai cara agar dia mengikutimu untuk pengakuan cintamu,percayalah..itu hanya keinginan/ego mu yg tak terpenuhi,tak terpuaskan sebelum memiliki nya.
Jikalau benar kau ingin dia bahagia,maka belajarlah membahagiakannya dengan atau tanpa mu bersamanya.
8.10.2009 08:06:46
.:: (Kisah)Aku Juga Bisa.....
Aku bukan seperti mu...
Aku simpan ini jauh lebih baik bagiku daripada kelak menuai duri,
Tak perlu bagiku terlalu membanggakan kisah itu,
Ini semua pasti kan berlalu.
Kisahku...
Bukan untuk dipandangan mata dan kata,
Kisahku denganmu adalah nyata,
Tak ku maklumatkan pada dunia,karna..
Ku tak kuasa menanggung malu pada dunia jika terpisah.
Kisah itu...
Ku perdengarkan hanya pada kekasihku...
Mencoba dan berharap ku sucikan dari keangkuhan tuk diakui siapapun,
Sebab bagiku diakui mereka atau tidak,
Kau tetap kekasihku..
Aku juga bisa...
Meneriakkan pada dunia tentang kisah bahagiaku dgnya,
Tapi aku takkan sepertimu,
Aku punya janji pada hatiku dan kekasihku,
Tentang bahagia dan kebanggaan,
Dalam hatiku dan hatinya,
Maka biar ku katakan pada dunia,
Tentang kisah ilusi yang menyedihkan saja.
Untuk kisah yang aku juga bisa...
Untuk cinta yang ku simpan di hatiku dan kekasihku semata.
4.10.2009 23:39:35
Aku simpan ini jauh lebih baik bagiku daripada kelak menuai duri,
Tak perlu bagiku terlalu membanggakan kisah itu,
Ini semua pasti kan berlalu.
Kisahku...
Bukan untuk dipandangan mata dan kata,
Kisahku denganmu adalah nyata,
Tak ku maklumatkan pada dunia,karna..
Ku tak kuasa menanggung malu pada dunia jika terpisah.
Kisah itu...
Ku perdengarkan hanya pada kekasihku...
Mencoba dan berharap ku sucikan dari keangkuhan tuk diakui siapapun,
Sebab bagiku diakui mereka atau tidak,
Kau tetap kekasihku..
Aku juga bisa...
Meneriakkan pada dunia tentang kisah bahagiaku dgnya,
Tapi aku takkan sepertimu,
Aku punya janji pada hatiku dan kekasihku,
Tentang bahagia dan kebanggaan,
Dalam hatiku dan hatinya,
Maka biar ku katakan pada dunia,
Tentang kisah ilusi yang menyedihkan saja.
Untuk kisah yang aku juga bisa...
Untuk cinta yang ku simpan di hatiku dan kekasihku semata.
4.10.2009 23:39:35
.:: Tengok Rapuhnya...
Aku menjengukmu,melihat angkuhnya...
Takkan ku bujuk spt pinta mu,karna dia sudah terlena..
Dia lebih tahu tentang apa yg hembuskannya..
Tetapi angin telah menebarkan aroma alam...
Tentang kebenaran di sisi dunia sana,
Tentang kemuluk-mulukan yang membuta..
Semoga...
Dia sadar sebelum terlambat,
Daripada sesal penuh rutuk dan kebencian,
Setelah cinta menggunung berlebih kan terkikis,
Mabuk ilusi,mabuk puji..
Aku...
Fana..
Takkan ku bujuk spt pinta mu,karna dia sudah terlena..
Dia lebih tahu tentang apa yg hembuskannya..
Tetapi angin telah menebarkan aroma alam...
Tentang kebenaran di sisi dunia sana,
Tentang kemuluk-mulukan yang membuta..
Semoga...
Dia sadar sebelum terlambat,
Daripada sesal penuh rutuk dan kebencian,
Setelah cinta menggunung berlebih kan terkikis,
Mabuk ilusi,mabuk puji..
Aku...
Fana..
Langganan:
Postingan (Atom)
Archives
-
▼
2011
(114)
-
▼
Januari
(114)
-
▼
Jan 14
(81)
- <[Dari Pengasingan]> c.p 1-12 dewa in Memorial Mob...
- <[2 dArI Pengasingan]>
- <[3 dArI Pengasingan]>
- <[4 dArI Pengasingan]>
- <[5 dari Pengasingan]>
- <[6 dArI Pengasingan]>
- <[7 dArI Pengasingan]>
- <[8 dArI Pengasingan]>
- <[9 dArI Pengasingan]>
- <[10 dArI Pengasingan]>
- <[11 dArI Pengasingan]>
- <[12 dArI Pengasingan]>
- Aku bicara tentang Wanita...
- Bukan Pujangga dengan Puisinya...
- Inilah hatiku,sayang..........
- " PENERIMAAN TANPA SYARAT "
- Sederhana
- Sesaatpun ku mau
- Tak seHarusnya
- Kenangan bersamamu....
- Aku tersenyum...
- Skripsi Hati Sepi
- Masih Muda(tentang CINTA): Dari Wanita itu..
- Sesuatu tentang CintA.........
- Sesuatu tentang...
- Sesuatu tentang CINTA..
- Nyanyian Burung Menjelang Senja
- Jika Tak Cinta dia...
- Berusaha lah...
- AKu dan Kau
- .:: Noktah Sepi ::.
- Dari Hati...
- .:: Berlepas...
- .:: Kilah Hati....
- .:: Tersenyumlah,Cinta...
- .:: Ingatlah,Cinta...
- .:: Dulu dan Kini...
- .:: Dari Hati(caraku)....
- .:: (Kisah)Aku Juga Bisa.....
- .:: Tengok Rapuhnya...
- .:: Aku dan Kenangan..........
- .:: Aku MenCintaiMu......
- .:: Makalah Sepi..........
- .:: Diary Sepi..........
- .:: Maafkan Aku....
- .:: Teruntuk Sebuah Janji..........
- .:: Nanar........
- .:: Ungkapan Tak Jadi....
- .:: Kenangan Tiba...
- .:: Makalah Hati...
- .:: Kilah-Kilah Waktu...
- .:: Perih....
- .:: Membisu....
- .:: Sahabat... ::.
- Harus Ku Terima.....
- Jangan terburu2 membenci...
- .:: Ada Hati di dalam Hati ::.
- :: Aku ingin kau bisa melihat rasamu seperti ku me...
- Aku tak tahu,Maafkan aku..
- Cahaya dan Sepi
- Subhanalloh...Alhamdulillah...Astaghfirulloh
- Sepeninggal kita
- Melihatmu lagi...
- Rasa tak terbantah...
- Berpeluh sangka engkau mendera
- Saat Tertinggal...
- Aku dan Catatanku...
- .:: Rasa Sesuci ::.
- .:: Ceritakanlah... ::.
- .:: Fahami rasaku(Rasa Seorang Wanita) ::.
- .:: Terima ini..(dg hati yg basah/lemah lembut) ::.
- .:: Tentang Kita ::.
- .:: Masih disini.. ::.
- .:: Sudahi perih itu... ::.
- .:: Tentang Perasaan,Rasa,Cinta.. ::.
- .:: Titik.. ::.
- .:: Dari Dan Untuk... ::.
- .:: Cantik ::.
- .:: PerSIAPkan diri..(hai,eL..) ::.
- .:: Aku pernah,apa kau juga pernah..(hai,eL..) ::.
- .:: Sisa Kenangan ::.
-
▼
Jan 14
(81)
-
▼
Januari
(114)